Skip to main content

RI1 2014, Satrio Piningit dan Tuah Angka 7?

 RI1 2014, Satrio Piningit dan Tuah Angka 7


6 dari 7 satrio piningit RI1. Siapakah yang ke-7? (sumber photo: www.andhaka.com)
Alkisah, negeri “antah berantah” makin resah oleh naiknya suhu percaturan politik dalam perpolitikan catur saat bidak-bidak berkompetisi promosi menjadi raja. Kegelisahan bertambah-tambah karena tingkah ‘para perwira’ semakin hilang arah dari tuntunan pakem lakon sejarah. Gajah-gajah, kuda-kuda, benteng-benteng dan menteri-menteri, aktor utama perpolitikan catur politik makin menggelitik sekaligus membuat bulu kuduk bergidik. Republik-demokratik yang mestinya identik dengan daulat rakyat-mayoritas rakyat-wong cilik dibolak-balik di atas papan polemik, intrik dan konflik elit politik. Kisah politik. Kaum elit polahe pletak-pletik, kaum alit-kecil pol-polane ngitik, ujung-ujungnya cuma mengekor saja.
Republik seharusnya res-publica, rakyat berdaulat-kuasa, bukan papan terbuka segelintir elit untuk perebutan tahta dan harta. Demokrasi seharusnya demos-cratein,pemerintahan daulat rakyat, bukan demo-kreasi, ajang adu-rekayasa berongkos raksasa dengan menghamburkan uang negara, menggeser hak rakyat untuk sejahtera. Alhasil, pesta demokrasi republik akhirnya menjadi pesta demon-crazy dalam repot-publik, ‘setan-setan’ berpesta menggila, merepotkan dan menguras deposit energi negeri triliunan kalori perhari. Hari-hari publik semakin pelik,wong ciliksemakin tercekik, rakyat senen-kemis di ambang putus asa, lalu harus bagaimana?
Masa depan suram, akhirnya harapan ‘terpaksa’ bertumpu pada mitos, kisah, pekabaran silam dan legenda, bahwa “Satrio Piningit akan datang di ujung zaman sebagai Ratu Adil, utusan dewa batara juru selamat umat manusia. “Tanpa harapan, bagaimana spesies manusia akan bertahan dalam seleksi alam dalam pertarungan peradaban? Ini hanya sepenggal kisah, tapi apa bedanya kisah dengan sejarah? Bukankah sejarah dan pahlawan hanyalah kumpulan kisah heroik  sebuah bangsa, gabungan antara kejadian nyata atau legenda, plus sedikit rekayasa ‘juru tulis’ penguasa lalu diresmikan di kitab-kitab tebal perpustakaan nasional? Dalam sejarah ada kisah, dalam kisah ada sejarah, percampuran mitos, gugon tuhon, fakta, obsesi, teori dan filosofi yang dikemas brilian untuk kemudian dijadikan panduan ber-tata masyarakat, tata bangsa dan tata negara.
Angka-angka selalu menyimpan rahasia. 7 hari dalam sepekan, 7 lapis langit dan bumi, 7 warna pelangi, 7 rongga tubuh utama, 7 jam ideal waktu kerja, 70 tahun usia rata-rata manusia, 70.000 malaikat penjaga. 7 keajaiban alam tak henti mengundang pesona. 7 abad siklus revolusi peradaban dunia, pencerahan Isa Al-Masih awali Masehi, revolusi jahiliyyah abad ke-7 Jazirah Arabia, revolusi industri abad ke-14 Eropa, dan konon akan menyala api revolusi peradaban abad ke-21 di bumi Timur. Lalu dikaitkan dengan kejayaan nusantara 700 tahun silam, Majapahit era Gajah Mada. Kini, NKRI akan memasuki usia 70 tahun pada 2015. Langkah-langkah kaki presiden RI1 ke-7 makin nyaring terdengar menuju singgasana.
Ramalan Jangka Jayabaya mengingatkan. 7 Satrio piningit Ronggowarsitodikabarkan: Satrio Kinunjoro Murwo Kuncoro, Satrio Mukti Wibowo Kesandung Kesampar, Satrio Jinumput Sumelo Atur, Satrio Lelono Topo Ngrame, Satrio Piningit Hamong Tuwuh, Satrio Boyong Pambukaning Gapuro dan Satrio Pinandito Sinisihan Wahyu. 6 dari 7 satrio berurutan ditafsirkan.  Bung Karno, Pak Harto, Habibie, Gus Dur, Mbak Mega, dan SBY. Tinggal satu lagi, satrio piningit ke-7, Satrio Pinandito Sinisihan Wahyu, sang Ratu Adil RI-1 niscaya ‘naik tahta’ pada pilpres 2014 mendatang. Siapakah gerangan dia, adakah bisa dikenal ciri-cirinya?
Digambarkan oleh R. Ng. Ronggowarsito, “Ratu Adil” atau “Satrio Piningit”, ksatria tersembunyi memiliki segala sifat adil-ideal pemimpin, tokoh suci bagaikan bunga teratai putih yang harum semerbak, laksana bunga pandan tersembunyi di kelebatan daunnya. Keadilan dan kebijaksanaannya bisa diterima semua kalangan, rakyat dan para pembesar lapang dada menerima segala keputusannya dan tunduk terhadap perintahnya. Dia adalah tokoh pemimpin religius, Resi Begawan(Pinandito), senantiasa bertindak atas dasar hukum Tuhan, dan ia akan membawa Nusantara menuju kejayaa, gemah ripah loh jinawi toto titi tentrem kertoraharjo, melimpah sumber daya alam dan subur-makmur, aman, tentram, dan sejahtera.

13391527291594441184
    Kandidat kuat satrio piningit ke-7 pilpres 2014?

Siapakah gerangan dia sang satrio piningit itu? Mencermati perkembangan terkini, mungkinkah dia adalah 1 dari 7 satrio yang diusung oleh 7 parpol? Mungkinkah dia Hatta Rajasa (PAN), Kristiani Yudhoyono (Demokrat), Aburizal Bakrie (Golkar), Prabowo Subianto (Gerindra), Wiranto (Hanura), Megawati Soekarnoputri (PDIP) atau Surya Paloh (Nasdem)? Adakah di antara mereka yang memenuhi kriteria sebagaimana sekilas disifatkan di atas? Jawabannya cukup di simpan dalam renungan saja.
Mungkinkah dia adalah 1 dari 7 kandidat alternatif  ini? Sri Mulyani Indrawati, Yusuf Kalla, Hidayat Nur Wahid, Suryadarma Ali, Muhaimin Iskandar, Sri Sultan Hamengkubowono X atau Puan Maharani? Pertanyaan yang sama, jawaban yang sama. Ataukah dia muncul dari calon independen, kuda hitam dan bukan orang politik? Ada Dahlan Iskan, Jokowi, Mahfud MD, Soekarwo, Djoko Suyanto, Fadjroel Rahman atau  K.H. Abdullah Gymnastiar? Pertanyaan dan jawaban yang masih sama.
Tak ada jawaban jelas dan pasti. Yang jelas dan pasti, satrio piningit adalah ksatria terpingit, alias disembunyikan. Bisa benar-benar tersembunyi dan baru muncul pada detik-detik akhir jejer pengantin di pelaminan singgasana, atau bisa juga secara simbolik sebagai kuda hitam, sudah dikenal tapi tidak diprediksi bakal naik tahta, seperti kemunculan SBY pada pilpres 2004. Bukankah pahlawan adalah produk sejarah yang muncul dari persilangan ruang-waktu dalam ketepatan momentum secara kebetulan? Atau kadang mutlak merdeka dari campur tangan ruang-waktu lalu muncul sebagai kebenaran? Misteri selalu menjadi misteri, seperti misterinya angka 7 dalam berbagai peristiwa di alam semesta.
Yang penting, kisah satrio piningit, Ratu Adil, dan misteri angka 7 cukuplah sebagai renungan bersama untuk tidak mengulang cerita  “Republik Burnaskopen dan Sindroma Mpu Gandring” , kisah ketidaksabaran manusia dalam perebutan tahta yang akhirnya merenggut 7 nyawa aktor utama politik akibat kutukan. Blunder sejarah selalu berujung petaka. Biarlah kisah dan sejarah berjalan sesuai alur yang fitrah. Diterima atau disanggah ia tetap khazanah hikmah, ‘pesan langitan’ bahwa bumi pertiwi sedang meresah-gelisahkan poros roda republik yang makin menyimpang dari track sejarah.
Dalam ‘pertarungan’ politik sebagai konsekuensi logis dari pilihan berdemokrasi,satrio piningit akan lebih logis-demokratis jika dimaknai sebagai satrio pinilih,pemimpin terbaik hasil pemilihan, penyulingan saripati cratein-publica-rakyat. Thomas Jefferson menafsir demokrasi sebagai ‘agama publik’, bonum commune-publicum, suara rakyat adalah suara Tuhan. Untuk sekali saja biarkan Tuhan berbicara dengan bahasa Indonesia lewat nilai-nilai luhur demokrasi Pancasila. Siapapun dia yang akhirnya ‘naik tahta,’ semua ‘wajib ‘ain untuk legowo menerima keputusan Tuhan memingit dan memilih pemimpin bangsa. Tentunya Dia tidak akan salah pilih, dan tentunya sang ratu adil akan benar-benar menjadi ratu yang adil, menegakkan keadilan, mengembalikan hak-hak rakyat yang bertahun-tahun terlunta-lunta, dan menghukum para durjana yang sekian lama menghisap darah orang-orang tak berdosa.
Sembari menunggu waktu berlalu, semua bisa ber-introspeksi-muhasabah agar tidak mengulang blunder sejarah, belajar menempa kearif-bijaksanaan dalam mempersiapkan dan menentukan pilihan. Memingit satrio piningit dan memilih satrio pinilih dengan hati bersih, melangkah dan meraih tahta ratu adil dengan cara-cara adil. Masa depan Indonesia tergantung dari pilihan setiap jiwa manusia Indonesia. Mungkin misteri akan mulai terkuak 777 hari lagi, di akhir bulan 7 pada 2014 nanti, di mana masa depan bangsa dipertaruhkan.
Akhir kisah, biarlah sejarah menjadi sejarah, akankah kembali hadir di sini kejayaan nusantara, atau menunggu 70 tahun lagi pada putaran kisah sejarah 7 satrio piningitjilid dua, waktu yang akan berbicara. Atau mungkin menanti 700 tahun lagi dalam siklus revolusi peradaban dunia selanjutnya di abad ke-28, itupun kalau ‘tuan rumah’ belum berpindah ke Afrika. Semua hanya bisa berharap, semoga sejarah tidak berakhir sebagai sekedar kisah negeri “antah-berantah”, ketika sekelompok makhluk luar angkasa menggali situs purbakala dalam observasi dunia di tahun 90012, terbaca dalam sekelumit berita di media alam semesta, bahwa, “Di tanah ini, 70.000 tahun silam pernah berdiri sebuah negara demokrasi dengan nama, Republik Indonesia… ***

sumber:kompasiana

Comments

Popular posts from this blog

Cara Memperbaiki Aki Kering

         Secara umum, aki kering bebas perawatan akan bertahan 1-1,5 tahun . ada beberapa kondisi yg menyebabkan aki kering cepat rusak contohnya: - Pada emergency lamp , aki benar-benar habis tapi tidak segera di-charge lagi dalam waktu yg lama Disarankan pada emergency lamp tipe switching(ketika lampu mati otomatis nyala), tancapkan terus ke power agar aki kering tidak rusak. Prinsipnya sama seperti baterai HP , ketika kondisi baterai mendekati 10 % segera lakukan charge, Jgn sampai baterai habis sampai 0% Komposisi Aki: Aki kering mempunyai air juga didalamnya. aki kering ini didesain di-sealed/tertutup rapat sehingga mampu menekan tingkat penguapan air aki. Uap aki yang terbentuk akan mengalami kondensasi sehingga dan kembali menjadi air murni yang menjaga level air aki selalu pada kondisi ideal. Pada dasarnya antara beberapa jenis aki kering adalah sama-sama menggunakan konsep reaksi kimia yaitu cairan elektrolit. Elektrolit aki...

Prosedur Penyidikan Tindak Pidana Cyber Crime

   PROSEDUR PENYIDIKAN TERHADAP TINDAK PIDANA CYBERCRIME Defenisi Penyidikan Menurut Undang-Undang No 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Pasal 1 angka 13 penyidikan adalah serangkaian tindakan penyidik dalam hal dan menurut cara yang diatur dalam Undang-Undang untuk mencari serta mengumpulkan bukti yang dengan bukti itu membuat terang tentang tindak pidana yang terjadi dan guna menemukan tersangkanya. Dalam memulai penyidikan tindak pidana Polri menggunakan parameter alat bukti yang sah sesuai dengan Pasal 184 KUHAP yang dikaitkan dengan segi tiga pembuktian/evidence triangle untuk memenuhi aspek legalitas dan aspek legitimasi untuk membuktikan tindak pidana yang terjadi. Adapun rangkaian kegiatan penyidik dalam melakukan penyidikan adalah Penyelidikan, Penindakan, pemeriksaan dan penyelesaian berkas perkara. 1. Penyelidikan     Tahap penyelidikan merupakan tahap pertama yang dilakukan oleh penyidik dalam melakukan penyelidikan tindak pidana serta tahap tersul...

Tips Servis Kompor Gas

Sering sekali Kompor Gas terjadi masalah,  pada umumnya setelah ganti tabung gas baru, ternyata setelah di pasang tabung gas Kompor Gas dinyalakan  tidak bisa nyala, atau kadang kompor gas menyala tapi apinya tidak biru yaitu berwarna kuning atau kemerah-merahan, yang membuat perabot rumah tangga pada hitam karena kompor gas nyala warna kuning atau kemerah-merahan. Banyak orang berpendapat dan penulispun tadinya berpendapat demikian, bahwa masalah Kompor Gas itu bukan masalah sepele tidak baik untuk coba-coba, bisa-bisa kalau kita salah perbaiki akan berakibat fatal yaitu Kompor Gas bisa meledak dan bisa mengakibatkan kebakaran atau cidera, hal demikian yang membuat banyak orang berpendapat "Serahkan aja pada ahlinya" Pada waktu kita sedang masak di kompor gas tiba-tiba mati, setelah di ganti gas baru  tidak bisa nyala atau terjadi kebocoran bunyi gas keluar, kalau kita berpendapat serahkan aja pada ahlinya, sedangkan kita mau minta tolong p...